Ahad, 24 Februari 2013

Sejarah PHP

Pada awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs personal). PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama Form Interpreted (FI), yang wujudnya berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web.
Selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP/FI. Dengan perilisan kode sumber ini menjadi sumber terbuka, maka banyak pemrogram yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.
Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini, interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.
Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP diubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessing.
Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi.
Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.

Web Server Apache

Web server adalah inti dari sebuah web hosting, kehandalan Apache telah lama dibuktikan di Internet, versi terakhir yang stabil adalah apache-1.3.17. Untuk keperluan secure web masih bisa ditambah modssl-2.7.1. Secure web adalah web server dengan sistem komunikasi yang dienkrip menggunakan protokol httpsdi port 443, analoginya seperti komunikasi ssh dibandingkan dengan telnet. Sistem enkripsinya lebih rumit daripada SSH karena selain hal teknis yang lebih rumit juga melibatkan aspek non teknis seperti Certificate Authority (CA). Server side scripting atau CGI (Common Gateway Interface) yang biasa dipakai pada Apache adalah PHP (PHP Hypertext Prepocessor), versi terakhir yang stabil adalah 4.0.4pl1 dengan banyak kelebihan dibanding versi stabil sebelumnya. Dan CGI yang digunakan untuk penelitian ini adalah PHP-4.0.4pl1.

Kelebihan PHP

PHP dapat digunakan untuk menghasilkan file gambar GIF, atau bahkan gambar GIF yang bersifat stream dari server ke browser. Sebelumnya harus dikompile PHP dengan GD library yang mengandung fungsi – fungsi manipulasi GIF

PHP mampu menerima file upload dari setiap browser yang RFc-1867 compliant. Kemampuan ini memungkinkan user mengupload file teks atau binary.

PHP secara transparan mendukung HTTP cookie. Administrator dapat menset cookies mengunakan function setcookie()

PHP mendukung banyak sekali database dalam mode native dan melalui ODBC. Seperti termasuk Adabas, dBase, Empress, FilePro, Informix, InterBase,MySQL, Oracle, dan database yang mensupport ODBCyang dapat menggunakan PHP.

Membuat File Koneksi Database di PHP

PHP dan MySQL, sekarang ini tidak dapat di pisahkan, karena dua-duanya free dan mudah di gunakan, selain itu mudah juga di integrasikan. Dan bagaimana cara menghubungkan kedua Sistem tersebut, ya betul, kita membutuhkan suatu alat yang dapat menghubungkan kedua elemen itu. Dalam hal ini, kita akan membuat file php untuk mengkoneksikan PHP dan database (MySQL). Langsung saja, kita buka editor untuk membuat file PHP, bisa notepad, notepad++, dreamweaver, frontpage, dll deh. Lalu copy paste koding di bawah ini :

<?php

 $host = 'localhost';
 $username = 'root';
 $password = ''; 
 $database = 'iseng';

$koneksi = mysql_connect( $host, $username, $password ) or die ("Gagal Koneksi Database".mysql_error()); $db = mysql_select_db($database,$koneksi) or die ("Gagal Membuka Database".mysql_error());

Khamis, 7 Februari 2013

Arahan PHP echo

Kod arahan echo;

1. <?php echo "selamat pagi " ; ?>


Kod arahan di atas adalah untuk memaparkan perkataan yang berada di dalam "......" tersebut.


Anda boleh menulis apa sahaja perkataan di dalam "........." tersebut.


Contoh 1;

1. <?php echo "Selamat Pagi. Sudah Solat Subuh?" ; ?>


Paparannya adalah;

Selamat Pagi. Sudah Solat Subuh?


Contoh 2;

1.<?php echo "2 + 3 = 5" ; ?> 


Paparannya adalah;

2 + 3 =  5


Contoh 3;

1.<?php echo " :)  hye boleh kenalan?" ; ?>


Paparannya adalah;

:) hye boleh kenalan?


Contoh 4;

1. <?php
2. echo "Nama Saya Meyrown, Nama Awak?" ;
3. ?>

Paparannya adalah;

Nama Saya Meyrown, Nama Awak?



HARAP ANDA FAHAM ,, HEHE

LOGIN masuk ke dalam HOSTING PERCUMA

Sekarang kita akan buat latihan untuk menulis PHP kita sendiri di dalam HOSTING secara terus. Mula-mula kita belajar bagaimana untuk masuk ke dalam HOSTING anda.




1.Login ke akaun HOSTING anda.
http://000webhost.com
2.Klik menu Go to CPanel.
3.Klik menu File Manager.
4.Masukkan password anda.




Tahniah! Anda telah berjaya masuk ke HOSTING anda.

Menulis kod PERTAMA anda di dalam HOSTING

Jom kita mulakan menulis KOD PERTAMA anda.

Anda mesti seronok bila melihat hasilnya nanti.








1.Selepas anda LOGIN akaun HOSTING anda. Klik menu New file.
(klik sini bagaimana untuk masuk hosting)

2.Anda akan dibawa ke halaman 'mengedit fail'.

Tuliskan nama fail anda. Sila lihat anak panah sebelah kanan

Anda boleh namakan fail anda dengan apa-apa nama sahaja. Cuma, fail anda mestilah dengan sambungan .html atau .php.


Contoh yang boleh;

mukadepan.html
mukadepan.php
MukaDepan.html
MUKAdepan.php
mUKAdEPan.html


PENTING! fail dengan nama index.html atau index.php akan menjadi halaman utama website anda.

Seterusnya, taipkan semula semua kod yang di atas tersebut. Tiru je bulat-bulat apa yang ditulis. Penerangan akan diterangkan kemudian.

Dah tulis, tekan icon disket di atas tu untuk simpan fail tersebut. Selesai. Website PERTAMA anda telah berjaya dihasilkan.
Sekarang cuba buka website anda tadi. Contoh website dalam artikel ini adalah http://php-mysql.comli.com



PERINGATAN!

Sila pastikan setiap KOD yang ditulis adalah tepat. Sebarang kesilapan
walaupun tanda ' akan mengakibatkan website anda tidak dapat dibuka.

WEBSITE adalah paparan KOD-KOD yang anda tulis yang telah diterjemahkan (kod-kod anda disembunyikan).

HOSTING adalah tempat di mana anda menyimpan fail KOD-KOD yang anda tulis.

URL adalah alamat WEBSITE anda. Contoh http://php-mysql.comli.com 

© 2013 | Powered by: DUNIA REMAJA